223315_tokyo-stock-exchange_663_382

VIVAnews – Setelah bursa Wall Street di Amerika Serikat terperosok pada penutupan bursa Selasa kemarin, lantaran aksi jual yang marak di tengah meningkatnya kekhawatiran atas potensi gagal bayar (default) utang AS, saham-saham di pasar Asia dibuka melemah pada perdagangan pagi ini, Rabu 9 Oktober 2013.

Seperti diberitakan CNBC, indeks Nikkei di bursa Jepang dibuka turun 99,82 poin dan diperdagangkan pada level 13.794,79. Sedagkan indeks S&P ASX 200 di bursa Australia turun 12,35 poin, berada di level 5.137,10.

Sementara itu, pasar saham Korea Selatan tutup untuk libur nasional.Investor mencerna pemberitaan tentang Presiden AS Barrack Obama yang akan mengumumkan pencalonan Janet Yellen sebagai Ketua Federal Reserve untuk periode berikutnya. Pengumuman ini dijadwalkan akan disampaikan pada Rabu sore waktu AS.

Berita seputar pengangkatan Janet Yellen ini memompa indeks berjangka Dow sebesar 30 poin, sementara dolar AS pun menguat. Nilai tukar 1 dolar AS kini menjadi 96,90 yen Jepang. sebelumnya 1 dolar AS diperdagangkan di level 96,55 yen.”Jika Yellen dianggap sebagai lebih bijaksana dan dan mengambil jalan lambat untuk rencana pengetatan stimulus moneter AS, tingkat suku AS akan tetap rendah,” ujar Glenn Maguire, ekonom dari ANZ Asia Pasifk.

Wall street Jatuh

Pada jumpa pers Selasa, Obama menegaskan kembali bahwa negosiasi tentang anggaran pengeluaran pemerintah hanya bisa dilakukan jika Partai Republik bersedia menaikkan plafon utang tanpa syarat. Obama juga membantah anggapan bahwa ia bisa menggunakan beberapa kewenangan eksekutif untuk secara sepihak menaikkan batas pinjaman.Kekhawatiran terjadinya default juga menekan penawaran obligasi rutin per bulan karena investor menuntut imbal hasil (yield) yang ditawarkan adalah US$30 miliar untuk tenor lima tahun. Tawaran itu mencapai 0,35 persen, level tertinggi sejak Oktober 2008.

Nikkei tergelicir 0,9persen

Indeks acuan Jepang ini mencapai titik terendah baru dalam kurun sebulan terakhir pada tiga kali sesi perdagangan berturut-turut. Penurunan indeks dipengaruhi oleh kejatuhan yang tajam di saham blue chips. Antara lain saham Softbank jatuh hampir 5 persen, sedangkan saham Sonny kehilangan 2 persen.

Sektor keuangan salah satu saham yang berkinerja terburuk. Saham Mizuho Financial melemah hingga 2,5 persen, sementara sahan Mitsubishi UFJ dan Sumitomo Mistui Financial anjlok masing-masing sebesar 1 persen.Sementara itu, bursa Sydney melemah 0,2 persen. Pasar saham Australia melayang dengan indeks patokan diperdagangkan pada level 5.126. Indeks melemah mendekati posisi rendah untuk bulan ini karena kejatuhan saham pertambangan.Saham perusahaan tambang emas Newcrest Mining dan Kingsgare Consolidated merosot masing-masing 1 persen setelah harga emas di pasar spot turun kemarin.
Saham sektor energi dan batubara juga melemah dengan Paladin Energy turun 4,3 persen, sedangkan Whitehaven Coal turun 1,5 persen meskipun kemarin harga minyak menguat.

Leave a Reply