www.mortgagecalculatorx.ca_.jpg

www.mortgagecalculatorx.ca_.jpg

Pilihan menjadi karyawan untuk sebagian orang adalah pilihan terbaik. Pilihan ini bukan pilihan buruk, tak mungkin semua orang mengambil pilihan berbisnis. Harus ada orang-orang yang menjalankan kegiatan bisnis tersebut selain pemilik bisnis tentunya.Menjadi karyawan yang baik dan mendapatkan penghasilan yang layak berada dalam benak setiap karyawan. Karyawan yang baik itu pada umumnya adalah pekerja yang dipercaya, proaktif, dapat diandalkan, memiliki sifat kepemimpinan yang baik dan diteladani oleh pekerja lain. Pekerja seperti itu tidaklah banyak namun juga tidak sedikit. Meskipun demikian harus diakui bahwa pekerja seperti itu dapat dihitung dengan jari. Terkadang ada pekerja yang tidak terdeteksi performanya namun dapat memberikan hasil pekerjaan yang baik sebagai sebuah tim.

Karyawan yang baik itu mampu beradaptasi dengan lingkungan kerjanya. Seorang karyawan di perusahaan kecil, biasanya merangkap lebih dari satu tugas dalam bekerja. Umumnya tugas-tugas yang ada masih dalam lingkup pekerjaan besar mereka dan diusahakan dapat membantu tugas-tugas lainnya agar semuanya dapat berjalan dengan lancar. Apalagi bila berhubungan dengan pelanggan atau klien, maka karyawan yang baik mampu mengatasinya meskipun itu bukan masuk dalam tugasnya.

Karyawan yang baik biasanya agak berbeda dengan karyawan di tempatnya bekerja. Dia bisa terlihat lebih ceria, menyenangkan dan selalu ringan dalam mengerjakan tugasnya. Kehadirannya terlihat agak eksentrik namun dapat menularkan kegembiraan pada rekan-rekan lainnya. Tentunya sikap yang ditunjukan adalah sikap yang positif. Karyawan seperti ini biasanya mau melewati batas kemampuannya, menerima tantangan yang diberikan padanya dan memberikan ide-ide yang terbaik.

Karyawan ini biasanya secara otomatis akan menghentikan sikap senang dan gembiranya, ketika situasi berubah pada situasi kritis. Pribadinya kemudian akan menghilang dengan cepat dan melebur dalam pribadi tim. Kemudian bersama-sama mengerjakan tugas-tugas untuk menghalau situasi kritis itu. Orang seperti ini mengerti betul, kapan harus ?bemain-main? dan kapan harus serius. Dia juga mengerti bagiamana menghadapi tantangan atau mundur selangkah ke belakang. Jarang ada orang-orang yang seperti mereka di dalam sebuah perusahaan.

Karyawan seperti ini biasanya tidak segan membagi pujian yang didapat. Termasuk pula secara terbuka dan tulus memuji orang lain yang dia nilai memang pantas mendapat pujian. Meskipun dalam satu tim, kontribusinya jauh lebih besar, namun dia sama sekali tidak mempermasalahkan ketika pujian itu terbagi rata.

Ada pujian tentunya ada keluhan, namun karyawan seperti ini tidak mengumbar keluhannya ke permukaan. Dia lebih suka membicarakannya secara pribadi dengan orang-orang yang berhubungan langsung dengan keluhan itu. Termasuk ketika dia menemukan menemukan permasalahan yang senstif, maka akan dibawa terlebih dahulu ke atasan sebelum dibuka dalam tim. Dia tahu bila langsung dibuka di dalam tim akan menyebabkan perpecahan.

Karyawan yang dapat diandalkan ini biasanya mengerti psikologi massa dan menjadi corong bagi teman-temannya. Umumnya orang lain enggan berbicara dalam sebuah rapat bahkan ketika berbicara dari hati ke hati pun kebanyakan tak mau berbicara. Tapi karyawan seperti ini ?meskipun dia sudah tahu jawabannya, namun dia berusaha memberikan jawaban itu langsung dari atasan yang berwenang.

Dia sebagai karyawan mengerti betul potensi yang ada dalam dirinya. Makanya dia akan merasa tertantang sekali bila ada orang yang meragukan kemampuannya. Bahkan mereka tidak akan segan-segan menunjukan pada orang-orang itu bahwa anggapan mereka salah. Karyawan seperti ini biasanya lebih suka menunjukan kemampuan dan kematangan dirinya.

Proses menjadi media yang dipercaya oleh karyawan ini. Mereka mencari berbagai cara untuk membuat proses tugas itu menjadi lebih baik dan baik lagi, sehingga target dapat dicapai dengan baik. Tangan mereka selalu gatal untuk membuat semuanya selalu baik dalam pekerjaan.

Untuk menjadi karyawan yang baik, poin-poin berikut mungkin dapat membantu:

  • Jadilah pribadi yang menyenangkan dan ceria.
  • Serius dalam menghadapi tugas-tugas yang diberikan tanpa kehilangan sisi positifnya.
  • Percaya pada proses yang baik akan memberikan hasil yang baik.
  • Tidak bergunjing dan berkeluh-kesah yang dapat memancing keresahan.
  • Selalu memberikan pujian yang tulus pada setiap orang, namun bukan untuk menjilat pada atasan.
  • Membicarakan keluhan langsung pada atasan.
  • Dapat bekerja dalam tim dan menjadi bagian di dalamnya.

 

 

Sumber :
www.bisnisindeks.com

Leave a Reply