httpjustudhi.files.wordpress.com.1

httpjustudhi.files.wordpress.com.1

by Dian Ramadhan

Menjadi seorang boss sangatlah mudah. Yang terpenting memiliki anak buah dan serangkaian tugas yang harus dikerjakan oleh bawahan Anda.? Namun bila hendak menjadi pemimpin yang dipatuhi oleh semua bawahan ?bisnis Anda akan otomatis ikut pula, maka Anda harus tampil sebagai pemimpin bukan sebagai boss.? Seorang boss hanya besar di dalam tulisan saja, tapi pemimpin sejati didasarkan dari aksi yang mumpuni.

Sebagai pemimpin, fokus utama Anda meraih target, hasil yang apik dan mewujudkan tujuan akhir.? Namun sebelum semuanya bisa Anda wujudkan, maka Anda harus melakukan hal-hal lainnya yang mendukung fokus utama Anda, yakni sumber daya manusia (SDM).? Harus disadari bahwa banyak SDM yang memiliki kemampuan yang Anda inginkan.? Namun sejauh mana kemampuan itu bisa membuat bisnis Anda menjadi besar dan berjalan terus.? Harus diingat bahwa SDM hanya dapat mencapai titik yang menjadi batasan kemampuannya saja.

Untuk itu, tugas Anda agar dapat membuat SDM itu mampu meningkatkan kemampuannya.? Salah satu tugas pemimpin seperti Anda adalah menyiapkan pelatihan, pendidikan dan kesempatan sesuai dengan kebutuhan SDM Anda.? Demikian pula selama proses pencapaian berjalan, jauhkan segala hal yang membosankan dari proses pekerjaan, seperti evaluasi penugasan atau pencapaian.? Ubahlah dengan memberikan sesuatu yang berarti bagi mereka, yakni progress, pencapaian pribadi dan kemajuan.? Jadi janganlah risau dengan proses pencapaian dan terwujudnya target.? Pergunakanlah waktu dengan efisien untuk membangun kemampuan SDM Anda, pencapaian target akan terjadi dengan sendirinya.

Jangan biarkan ada masalah yang mengganjal di dalam proses bisnis Anda ?terutama masalah internal.? Sekecil apapun masalah yang ada di dalam tim sebaiknya diselesaikan selekasnya.? Semakin lama mengendap, maka masalah itu akan menjadi besar.? Bisa-bisa terlambat mendapatkan pemecahan masalahnya.? Jangan pernah mengharapkan ada orang lain yang akan menyelesaikannya.? Atau lebih parahnya lagi Anda mengharapkan keajaiban untuk menyelesaikannya.? Jadi lebih baik segera selesaikan permasalahan itu sebelum mengganggu bisnis Anda.

Anda sadar bahwa terkadang terdapat satu-dua SDM yang tak menunjukan performa yang baik, atau mereka tidak mampu mengimbangi kerja rekan-rekannya.? Anda harus tampil menyelamatkan bawahan Anda ini. Bagi Anda, bawahan seperti ini tidaklah berat, berbeda dengan rekan-rekan kerjanya yang menganggapnya sebagai beban.

Katakan pada bawahan Anda, bahwa Anda mengetahui kondisi dirinya sebagai orang terlemah di dalam tim.? Bangkitkanlah semangat dirinya dengan memberitahukan bahwa Anda akan mendampinginya dan mengangkatnya dari kondisi saat ini.? Jika ini berhasil maka Anda akan mendapatkan bawahan yang tidak saja memiliki percaya diri secara profesional, namun kuat sebagai seorang pribadi.? Bisa jadi akan lebih kuat daripada bawahan Anda lainnya.

Jangan menganggap diri Anda berada di atas bawahan Anda.? Ingatlah bahwa setiap keberhasilan yang dibuat oleh bawahan Anda merupakan keberhasilan Anda dan bisnis Anda.? Jadi ketika bawahan Anda mendapatkan pujian, maka sampaikan dengan tulus, jangan mengalihkan sorotan pujian itu pada Anda.? Semua orang tahu bahwa Anda ada di balik kesuksesan bawahan Anda itu.? Jadi sebaiknya Anda menepi dan berikanlah pujian itu pada bawahan Anda.

Jangan melupakan darimana Anda berasal ketika kesuksesan sudah berhasil Anda rengkuh dalam pelukan.? Jangan sampai kesombongan meletup dan memancing komentar negatif atas diri Anda.? Tetaplah membumi dan menjadi inspirasi bagi SDM Anda.? Terutama bagi SDM muda yang menganggap Anda sebagai seseorang yang sukses.? Berikan pada mereka motivasi untuk maju, berpikir lebih jernih dan baik, atau lebih baik lagi mampu membuat SDM Anda mengikuti langkah-langkah kesukesan yang Anda contohkan.

Adaptasilah poin-poin berikut ini:

  • Tingkatkanlah kemampuan SDM Anda dengan memberikan pendidikan dan pelatihan.
  • Bangun kemampuan SDM Anda menjadi SDM yang profesional dan trengginas.
  • Buatlah semua proses pekerjaan menjadi sebuah proses yang menyenangkan jauh dari kata ?rutinitas?.
  • Selesaikanlah masalah sekecil apapun dengan segera, agar tidak mengganggu keberadaan proses bisnis Anda.
  • Bantu dan berikan perhatian pada bawahan yang tak bisa mengikuti kinerja tim Anda.
  • Tetaplah ingat darimana Anda berasal dan peliharalah sifat dan sikap rendah hati.
  • Jadilah inspirasi dan motivasi bagi SDM Anda agar mereka dapat lebih mandiri.

 

Sumber :
www.bisnisindeks.com

Leave a Reply